Tugas Bahasa Indonesia

ANALISIS STRUKTUR CERITA SEJARAH

“Kemelut di Majapahit”


Oleh    : Nindi Aprilia Maresca/ 18/ XII MIPA


Kutipan Novel 

Struktur 

Keterangan 

Paragraf 1

Orientasi 

Paragraf ini berisi tentang pengenalan waktu, yaitu pada masa kerajaan Majapahit, serta pengenalan tokoh yang terlibat dalam cerita yang terdiri dari Raden Wijaya, dan Ronggo Lawe.

Paragraf 2-4

Pengungkapan peristiwa 

Dalam bagian ini penulis menyajikan peristiwa awal yang menimbulkan masalah, yaitu :

  1. Sang Prabu yang menikahi putri dari Melayu yang kelak menjadi saingan kuat dari Dyah Gayatri. 

  2. Persaingan kelima istri sang Prabu yang memperebutkan cinta kasih dan perhatian dari Sri Baginda demi kekuasaan serta pengangkatan derajat. Persaingan ini pula yang kemudian bermuara pada perpecahan.


Paragraf 5

Menuju konflik 


Setelah terjadi perpecahan para istri Sang Prabu, terjadi pula konflik yang lebih hebat, yakni pengangkatan Nambi sebagai pembesar yang tertinggi dan paling berkuasa setelah raja. Hal tersebut tentu saja membuat Ronggo Lawe murka dan menyebabkan konflik berkepanjangan dalam cerita.

Paragraf 6-8

Puncak konflik 

Pada bagian ini terdapat peristiwa yang mendebarkan dan permasalahan pun semakin memuncak. 


  1. Kemarahan Ronggo Lawe  tentang pengangkatan patih hamangku bumi yang tidak bisa diredakan oleh kedua istrinya. 

  2. Ronggo Lawe menghadap sang Prabu tanpa dipanggil dan menentang keputusan tentang pengangkatan Nambi sebagai patih hamangku bumi dengan pengucapan yang lantang kepada sang Prabu dan membuat suasana semakin menegangkan. 

Paragraf 9-10 

Resolusi 

Penyelesaian konflik oleh Ronggo Lawe ditempuh dengan menghadap Prabu dan mencoba mengelak bahwa pengangkatan patih hamangku bumi itu keputusan yang salah. 


Namun, pada akhirnya keputusan yang dibuat oleh sang Prabu merupakan keputusan yang telah dipertimbangkan masak-masak dan tidak dapat dirubah lagi. 


Komentar